Breaking News

"Kebut Pemulihan Pascabanjir,PUPR Kota Padang Gelontorkan Rp 1,6 Triliun Perbaiki Sungai dan Jalan." 31-7-2026.

*Kebut Pemulihan Pascabanjir,  Padang Gelontorkan Rp1,6 Triliun Perbaiki Sungai dan Jalan*31-7-2026.*
PADANG
Laporan http://SergapEkspres.com* 

– Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang terus memacu pemulihan infrastruktur pascabencana banjir bandang 25 November 2025. Perbaikan menyeluruh dilakukan untuk mengembalikan fungsi sarana publik dan mendukung program unggulan "Padang Rancak".

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malviendri, menyebut pemulihan infrastruktur menjadi prioritas utama pengerjaan tahun 2026. Pemerintah Kota Padang bersama pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran triliunan rupiah untuk rehabilitasi dan rekonstruksi.

*Anggaran Rp1,6 Triliun untuk Pemulihan*
Untuk merealisasikan program tersebut, Dinas PUPR mengelola dana khusus rehabilitasi dan rekonstruksi sebesar Rp212 miliar.

Sinergi juga dilakukan dengan pemerintah pusat. Balai Wilayah Sungai mengalokasikan hampir Rp1 triliun untuk normalisasi alur sungai, termasuk penanganan Batang Air Dingin dan Batang Kuranji.

Selain itu, anggaran hampir Rp400 miliar disiapkan untuk pemulihan kawasan terdampak berat seperti Tabiang Banda Gadang, Batu Busuk, Lubuk Minturun, dan sekitarnya.

"Pasca-bencana 25 November lalu memang banyak infrastruktur terdampak. Alhamdulillah tahun ini kita fokus memperbaiki yang berkaitan dengan kerusakan akibat banjir," ujar Malviendri.

 *Fokus ke Irigasi dan Jalan*
Pemulihan juga menyasar sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan. Tahun ini ditargetkan perbaikan 2.149 hektare lahan pertanian terdampak.

Sebanyak 13 titik Daerah Irigasi (DI) yang menjadi kewenangan kota juga masuk skala prioritas untuk diperbaiki.

Di sisi perkotaan, PUPR rutin menurunkan tim reaksi cepat untuk penanganan jalan berlubang dan genangan. Pengerukan sedimen dan pembersihan saluran primer juga dikebut di titik-titik rawan seperti Banda Jati, Kali Mati, dan kawasan GOR.

*Terbuka Terima Laporan Warga*
Malviendri menegaskan koordinasi lintas sektor dengan kecamatan dan kelurahan terus dilakukan. Pihaknya juga membuka kanal pengaduan melalui media sosial resmi.

"Kami ingin menyukseskan program unggulan Bapak Wali Kota Padang, Padang Rancak. Mudah-mudahan dalam masa jabatan beliau ini bisa kita tuntaskan bertahap sesuai skala prioritas," tutup Malviendri.

*(AC - TIM Red MSE-c)*  
*(Padang, 31 Juli 2026)*

Tidak ada komentar