Breaking News

"SD Santo Petrus Tuapeijat, Sekolah Lintas Agama di Tuapeijat Kabupaten Kepulauan Mentawai,Provinsi Sumatera Barat Yang Tanamkan Toleransi." 15/7/2026.

*TUAPEIJAT MENTAWAI,
   Laporan : SergapEkspres.com* 

Di tengah keberagaman Kabupaten Kepulauan Mentawai, SD Santo Petrus Tuapeijat menjadi contoh nyata sekolah yang memadukan pendidikan berkualitas dengan nilai toleransi.

Sekolah swasta di bawah naungan Yayasan Prayoga Padang ini melayani peserta didik dari berbagai latar belakang agama, mulai dari Katolik, Protestan, hingga Islam.

*Lingkungan Belajar Aman dan Penuh Kasih*
Saat dikunjungi Pimpinan Redaksi SergapEkspres.com/Ketua Dewan Pengurus Cabang -Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPC-PPWI) Kabupaten Kepulauan Mentawai Agustinus Zai,alias Pak Zai suasana belajar di sekolah terlihat tertib dan penuh semangat.
SD Santo Petrus yang dipimpin oleh Sr. Tarcisia Sembiring, FSE.(Suster)Bersama 13 tenaga pengajar dan seorang penjaga sekolah, ia berupaya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan penuh kasih bagi seluruh siswa.

"Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik," ujar Sr. Tarcisia.

*Bhinneka di Ruang Kelas*
Keunikan SD Santo Petrus terletak pada keberagaman siswanya. Meski berbeda keyakinan, anak-anak belajar bersama dalam suasana harmonis, saling menghormati, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan.

Proses pembelajaran didukung dengan penggunaan Lembar Kerja Siswa (LKS) sebagai pelengkap materi sesuai kurikulum yang berlaku.

*Didukung BOS dan Peran Orang Tua*
Untuk menunjang operasional, sekolah menerima Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Selain itu, orang tua siswa juga berpartisipasi dengan iuran pendidikan sebesar Rp150.000 per bulan per siswa.

Dana tersebut digunakan untuk kelancaran kegiatan belajar mengajar dan memenuhi kebutuhan sekolah.

Keberadaan SD Santo Petrus menjadi bukti bahwa sekolah swasta berbasis yayasan mampu memberi kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Kepulauan Mentawai. 

Di sini, siswa tidak hanya dibekali ilmu, tetapi juga nilai toleransi, disiplin, dan kebersamaan sebagai bekal menghadapi masa depan.
*Pimpinan Redaksi SergapEkspres.com*


Tidak ada komentar