"Jelang HJK Ke-357,DPUPR Kota Padang dan BWS Keruk Sediman Batang Arau."
– Menyambut Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang berkolaborasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V melakukan pengerukan sedimen di Batang Arau, Kamis (15/7/2026).
Pengerukan ditargetkan rampung dalam dua pekan, paling lambat akhir Juli 2026. Kegiatan ini sekaligus untuk mendukung kelancaran agenda tradisi Selaju Sampan yang akan digelar di kawasan tersebut.
*Sinergi PUPR dan BWS Percepat Pengerukan*
Sejak pagi, alat berat milik BWS Sumatera V mulai beroperasi mengangkat endapan lumpur di sejumlah titik aliran sungai. Sementara itu, Dinas PUPR Kota Padang mengerahkan armada dump truck untuk mengangkut material hasil pengerukan ke lokasi pembuangan.
Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, menyebut kolaborasi ini mempercepat proses normalisasi.
"Sekarang kita sedang melaksanakan pengerukan sedimen di kawasan Batang Arau. Ini kerja sama dengan BWS Sumatera V. Kita targetkan dalam dua minggu ke depan, akhir Juli ini bisa selesai," kata Malvi.
*Jaga Fungsi Sungai dan Cegah Banjir*
Menurut Malvi, normalisasi Batang Arau tidak hanya untuk menyukseskan HJK ke-357, tetapi juga bagian dari upaya jangka panjang menjaga kapasitas tampung sungai.
Endapan sedimen yang terus bertambah berpotensi mengurangi daya tampung, terutama saat curah hujan tinggi dan air laut pasang.
"Pengerukan ini penting untuk meminimalkan risiko luapan air dan genangan di kawasan sekitar sungai," jelasnya.
*Dukung Pariwisata dan Mitigasi Bencana*
Batang Arau merupakan salah satu ikon wisata sejarah Kota Padang. Selain mempercantik wajah kawasan kota tua, langkah ini juga diharapkan mendukung pengembangan sektor pariwisata dan pengurangan risiko bencana.
Kolaborasi antara pemerintah kota dan pusat ini menjadi bukti sinergi dalam menjaga infrastruktur perkotaan sekaligus melestarikan nilai budaya di Kota Padang.
*AC-Tim Redaksi : SergapEkspres.com*
Tidak ada komentar