Breaking News

"Integritas di Bumi Sikerei : Kajari Kabupaten Kepulauan Mentawai Edukasi Anti Korupsi di Sekolah."15/7/2026.

.           Geri Samuel Hutagaol,S.H
            Kepala Subseksi I Intelijen 
            Kajari Kab.Kep.Mentawai                      
*SIPORA UTARA MENTAWAI, 
  Media: SergapEkspres.com

Kejaksaan Negeri Kabupaten mKepulauan Mentawai menjadi narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMP Negeri 2 Sipora, Rabu, 15 Juli 2026. 

Kegiatan bertema _"Integritas di Bumi Sikerei: Anti Korupsi Sejak Dini, Membina Karakter Siswa SMP yang Berintegritas dan Berwawasan Kebangsaan"_ ini digelar pukul 10.15 WIB di Aula SMPN 2 Sipora, Kecamatan Sipora Utara.

*Edukasi Hukum dan Anti Korupsi untuk Siswa Baru*
Yang bertindak sebagai narasumber adalah Kepala Subseksi I Intelijen Kejari Kepulauan Mentawai, Geri Samuel Hutagaol, S.H.

Dalam pemaparannya, Geri menjelaskan 10 poin penting kepada peserta didik baru. Materi dimulai dari pengenalan tugas, fungsi, dan wewenang Kejaksaan RI berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman mengenai tindak pidana korupsi secara etimologis dan yuridis sesuai UU Nomor 31 Tahun 1999 jo UU Nomor 20 Tahun 2001. Termasuk di dalamnya jenis-jenis korupsi seperti penyuapan, gratifikasi, penggelapan, pungutan liar, hingga perbuatan yang merugikan keuangan negara.

"Anti korupsi adalah sikap dan perilaku untuk mencegah, menolak, serta melawan segala bentuk penyalahgunaan wewenang demi kepentingan pribadi maupun kelompok," ujar Geri.

Ia juga memberikan contoh perilaku koruptif yang kerap terjadi di lingkungan sekolah, seperti berbuat curang saat ujian, pungli, hingga penggelapan dana kegiatan.

*Tanamkan 9 Nilai Integritas*
Pada kesempatan itu, Kejari Mentawai juga menanamkan sembilan nilai integritas kepada siswa: jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil.

Upaya pencegahan korupsi di kalangan pelajar, kata Geri, bisa dimulai dari pembiasaan hidup jujur, pengelolaan organisasi sekolah secara transparan, disiplin, serta berani menolak dan melaporkan kecurangan.
  
Materi juga diperkuat dengan wawasan kebangsaan dan cinta tanah air sebagai pondasi karakter generasi muda yang berintegritas dan bertanggung jawab.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab. MPLS ditutup pukul 11.45 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

*Sinergi Kejari dan Sekolah Cegah Korupsi Sejak Dini*
Keterlibatan Kejari Mentawai dalam MPLS merupakan bentuk sinergi dengan dunia pendidikan untuk meningkatkan pemahaman hukum dan menanamkan budaya anti korupsi sejak dini.

"Ini adalah implementasi fungsi Seksi Intelijen di bidang penerangan dan penyuluhan hukum. Tujuannya membentuk generasi muda yang sadar hukum, berintegritas, serta memiliki wawasan kebangsaan," pungkas Geri.
"Pimpinan Redaksi
 Media : SergaEkspres.com
 Agustinus Zai."




    - 

Tidak ada komentar