*Dukung Wisata & Evakuasi Tsunami, Pemko Padang Pacu Pembangunan Jalan Pasir Jambak.*(9/7/2926).
– Pemerintah Kota Padang terus memperkuat infrastruktur pendukung pariwisata dan mitigasi bencana. Salah satunya melalui pembangunan dan peningkatan Jalan Raya Pasir Jambak, Kecamatan Koto Tangah, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Infrastruktur Jalan.
Proyek ini tidak hanya memperlancar konektivitas, tetapi juga berfungsi sebagai jalur evakuasi tsunami sekaligus akselerator pengembangan kawasan wisata pesisir.
*Dukung "Program Padang Rancak.*
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Padang, Ihsanul Rizki, menyebut pembangunan jalan ini merupakan bagian dari proyek strategis untuk menunjang `Program Padang Rancak` yang menjadi program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang.
“Selain meningkatkan akses masyarakat, jalan ini juga terintegrasi sebagai jalur evakuasi tsunami dan menjadi akselerator pengembangan pariwisata bahari. Ini sejalan dengan Progul Wali Kota dan Wakil Wali Kota melalui Program Padang Rancak,” ujar Ihsanul.
*Manfaatkan DAK, Tanpa Bebani APBD.*
Menurut Ihsanul, pemanfaatan anggaran APBN melalui skema DAK Fisik menjadi solusi percepatan pembangunan daerah tanpa membebani APBD secara berlebihan.
Alokasi tersebut juga sejalan dengan target nasional untuk meningkatkan konektivitas menuju Daerah Tujuan Wisata (DTW) dan memperkuat kawasan yang tangguh terhadap bencana.
Pekerjaan yang dilakukan meliputi rekonstruksi badan jalan, pengaspalan, hingga peningkatan lapisan fondasi bahu jalan agar umur layanan infrastruktur lebih optimal.
“Kami juga mengintensifkan pengawasan agar kualitas konstruksi sesuai standar dan mampu menahan beban kendaraan dengan volume lalu lintas tinggi, mulai dari roda dua hingga roda enam,” jelasnya.
*Jalur Vital di Zona Merah Pesisir*
Ihsanul menambahkan, kawasan Pasie Nan Tigo yang berada di zona merah pesisir sangat membutuhkan infrastruktur jalan yang andal sebagai jalur evakuasi saat terjadi bencana.
“Berada langsung di zona merah pesisir pantai, wilayah Pasie Nan Tigo memerlukan infrastruktur jalan darurat yang andal,” katanya.
Ia berharap pembangunan ini dapat meningkatkan kenyamanan wisatawan ke Pasir Jambak, termasuk memangkas waktu tempuh ke destinasi seperti Jambak Sea Turtle Camp.
*Dampak Ekonomi untuk Warga Pesisir*
Pembangunan jalan juga diyakini memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat. Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan pelaku usaha kuliner di sepanjang pantai akan merasakan manfaatnya.
“Infrastruktur yang prima memberikan dampak ekonomi positif bagi Pokdarwis dan masyarakat yang mengelola pondok-pondok wisata kuliner di sepanjang garis pantai,” tutupnya.
*Kontributor: : P.Red MSE*
Reporter. : AC-Tim Red.
Penulis. :Team Redaksi
Editor. :Redaktur.(9/7/2027)
Tidak ada komentar