*ANTISIPASI BANJIR,PUPR KOTA PADANG GERAK CEPAT NORMALISASI DRAINASE DI PAGAMBIRAN PERMAI."
*PADANG, Laporan:SergapEkspres.com*
– Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang bergerak cepat merespons keluhan warga terkait ancaman banjir. Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, meninjau langsung rencana pengerjaan drainase di Kompleks Pagambiran Permai RW 10, Kelurahan Pagambiran Ampalu Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Jumat (11/7/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi geografis dan tata letak saluran air. Hal ini krusial guna mempercepat proses pengerukan dan pelebaran drainase yang dijadwalkan mulai pekan depan.
"Kami turun langsung ke lapangan untuk mematangkan rencana pelebaran drainase dan perbaikan saluran air, menindaklanjuti permintaan dari masyarakat Pagambiran Permai dan sekitarnya," ujar Malvi Hendri.
*Tindak Lanjut Banjir Arai Pinang*
Malvi menyebut langkah ini merupakan tindak lanjut dari bencana banjir yang merendam kawasan Arai Pinang pada Sabtu lalu.
Saat ini tim teknis Dinas PUPR telah diterjunkan untuk melakukan pengerukan sedimen secara bertahap. Pengerukan dimulai dari saluran di sepanjang jalan utama hingga masuk ke kawasan permukiman RW 10.
Menurut Malvi, kondisi saluran air di wilayah tersebut sudah sangat mendesak untuk dibenahi. Setiap kali curah hujan tinggi, luapan Sungai Batang Jirak kerap merendam rumah warga akibat pendangkalan dan penyumbatan oleh rumput liar.
"Berdasarkan laporan warga, luapan air sungai juga menyebabkan binatang melata seperti ular masuk ke rumah. Ini jelas membahayakan keselamatan masyarakat," tambahnya.
*Targetkan Genangan Berkurang Drastis*
Melalui normalisasi ini, Pemerintah Kota Padang menargetkan titik dan persentase genangan banjir di wilayah terdampak dapat berkurang drastis.
Sebelum alat berat diturunkan, Dinas PUPR telah berkoordinasi dengan camat dan lurah setempat untuk melakukan sosialisasi kepada warga di bantaran sungai. Malvi meminta dukungan masyarakat agar proyek berjalan lancar.
"Jika proses awal ini berjalan baik, ke depan kami akan melakukan penanganan permanen. Targetnya menyelesaikan permasalahan banjir ini secara tuntas, sejalan dengan program unggulan Wali Kota Padang," jelasnya.
Terkait lahan warga yang terdampak pelebaran, Malvi mengimbau agar tidak khawatir. Selama tidak digunakan untuk kepentingan komersial pribadi, Pemko akan mencari solusi terbaik secara persuasif melalui kecamatan dan kelurahan.
"Untuk dimensi saluran, pengerukan berkala, hingga strategi jangka panjang akan terus kami matangkan agar kapasitas tampung air ideal saat cuaca ekstrem," pungkas Malvi.
*_AC-Tim Red MSE-c._*
Tidak ada komentar