*Toilet Kotor dan Air Mati di Pelabuhan Kolaka - Bajoe Disorot,KPK Tipikor Sultra Desak ASDP Benahi.*
Laporan http://SergapEkspres.com*
– Pelayanan dasar di Pelabuhan Penyeberangan Feri rute Kolaka–Bajoe kembali disorot. Pada Sabtu (29/8/2026), fasilitas toilet umum dan ketersediaan air bersih di pelabuhan penghubung Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan itu dikeluhkan dalam kondisi kotor, berbau, dan tidak terawat.
Keluhan disampaikan Ketua DPW KPK Tipikor Sulawesi Tenggara, Asgar, http://S.Pd.I., saat melakukan pemantauan langsung di lapangan. Ia menilai kondisi tersebut telah melanggar Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pelabuhan.
“_Kami melihat langsung kondisi di lapangan. Toilet umum sangat memprihatinkan. Kotor, bau, dan tidak ada air bersih. Ini sudah melanggar SPM No. 51 Tahun 2015 tentang SPM Pelabuhan. Padahal pelabuhan ini dikelola ASDP, diawasi BPTD, dan melayani ribuan pengguna jasa setiap bulannya,_” tegas Asgar
*Desakan Evaluasi Menyeluruh*
Berdasarkan data BPTD periode 22–31 Agustus 2026, lintasan Kolaka–Bajoe melayani 3 kali keberangkatan setiap hari dari masing-masing pelabuhan. Dengan volume penumpang yang tinggi, minimnya fasilitas sanitasi layak dinilai membahayakan kesehatan dan kenyamanan publik.
DPW KPK Tipikor Sultra mendesak PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kolaka dan BPTD Wilayah XIV Sulsel-Sultra segera melakukan evaluasi serta pembenahan menyeluruh. Asgar memberi tenggat waktu bagi pengelola untuk menunjukkan perbaikan nyata.
“_Kami akan terus mengawal. Jika dalam waktu dekat tidak ada perbaikan nyata, kami akan layangkan surat resmi dan mengadukan hal ini ke Kementerian Perhubungan,_” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak ASDP Kolaka belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut.
_Kontributor: DPW KPK Tipikor Sultra_
_Reporter: Tim Kaper MSE-c_
_Penulis: Tim Redaksi MSE-c_
_Editor: Redaktur MSE-c_
_Kolaka, 30 Agustus 2026_
*SergapEkspres.com — Jelas, Mengungkap Kebenaran dan Menentang Kezaliman Demi Keadilan*
Tidak ada komentar