*Prabowo : Kabinet Harus Siap Kerja Tanpa Tanggal Merah, Targetkan Kemandirian Energi.*(25 Agustus 2026).
– Presiden Prabowo Subianto menegaskan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih harus siap bekerja ekstra tanpa mengenal hari libur demi mempercepat pembangunan nasional. Penegasan itu disampaikan saat peluncuran sekaligus groundbreaking proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp di Site Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026).
Agenda tersebut bertepatan dengan hari libur nasional peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.
*Etos Kerja dan Risiko Pengabdian*
Mengawali arahannya, Presiden mengucapkan selamat Maulid Nabi kepada seluruh umat Islam. Ia juga mengapresiasi para menteri dan wakil menteri yang tetap hadir bekerja di tengah hari libur.
“Selamat bekerja hari ini, hari penting. Walaupun Maulid Nabi kita berjuang untuk rakyat kita. Memang di Kabinet Merah Putih mungkin hampir tidak ada tanggal merah,” ujar Prabowo.
Menurut Presiden, tuntutan bekerja tanpa memandang kalender libur adalah konsekuensi dari amanat pengabdian kepada masyarakat.
“Dan itu risiko. Risiko pengabdian ya,” tegas Kepala Negara.
*Sinyal Tegas soal Kinerja Kabinet*
Prabowo juga menyampaikan pesan terkait penilaian kinerja para pembantunya. Ia menyatakan, pejabat yang merasa tidak mampu mengikuti ritme kerja cepat dipersilakan mundur.
“Yang tidak sanggup boleh minggir. Banyak yang ingin menggantikan Saudara,” ungkap Prabowo, disambut tawa hadirin.
Meski disampaikan dengan nada ringan, pernyataan itu dinilai sebagai sinyal kuat agar Kabinet Merah Putih fokus pada realisasi program strategis nasional.
*Target Kemandirian Energi 100 GWp*
Dalam kesempatan yang sama, Presiden menargetkan Indonesia segera mandiri di sektor energi. Ia meminta ketergantungan impor energi fosil dihentikan sesegera mungkin.
“Kita tidak boleh impor lagi satu barel pun minyak. Kita tidak boleh impor lagi, insyaallah dalam waktu sesingkat-singkatnya, satu tabung LPG pun kita tidak boleh impor lagi,” tegas Prabowo.
Untuk memastikan percepatan, Presiden menjanjikan penghargaan tanda kehormatan bagi tim yang mampu merampungkan proyek PLTS 100 GWp dalam waktu 2 tahun. Hal ini menuntut seluruh kementerian teknis bekerja cepat dan terukur.
Sebelum menutup, Presiden Prabowo juga menyampaikan ucapan selamat Maulid Nabi Muhammad SAW kepada seluruh umat Islam di Indonesia dan dunia.
_Kontributor: Tim Kaper MSE-c Jakarta_
_Reporter: Stev.Z, Tim Kaper MSE-c_
_Penulis: Tim Redaksi MSE-c_
_Editor: Redaktur MSE-c_
_Bali, 25 Agustus 2026_
*SergapEkspres.com — Jelas, Tajam dan Terpercaya*
Tidak ada komentar