Breaking News

*Mahfud MD Singgung Pernyataan Prabowo : "Indonesia Sudah Maju "Perlu Dikaji Ulang*

*JAKARTA, Laporan :SergapEkspres.com*

 – Pernyataan soal capaian bangsa Indonesia di usia 80 tahun kemerdekaan kembali memantik diskusi publik. Kritik itu disampaikan Prof. Dr. Mahfud MD, mantan Menko Polhukam, yang menyoroti narasi "Indonesia sudah maju" dan mengajak masyarakat mengevaluasi secara jujur.

Pernyataan tersebut disampaikan Mahfud MD dalam forum diskusi memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 1945.

*"Evaluasi Kemerdekaan Harus Jujur"*
Dalam pernyataannya, Mahfud MD mempertanyakan apakah kemerdekaan yang diraih sejak 17 Agustus 1945 sudah benar-benar membawa kemajuan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Jangan berdusta jika mengatakan Indonesia sekarang ini sedang baik-baik saja. Apa betul Indonesia sudah maju, apa yang sudah kita raih dari kemerdekaan ini?” ujar Mahfud.

Ia menekankan pentingnya kejujuran dalam menilai capaian bangsa. Menurutnya, narasi optimis harus dibarengi data dan fakta di lapangan agar tidak menimbulkan euforia semu.

*Konteks: 80 Tahun Indonesia Merdeka*
Tahun 2025 menandai 80 tahun Indonesia merdeka. Selama delapan dekade, Indonesia telah mencatat sejumlah capaian besar di bidang politik, ekonomi, dan sosial.

Namun di sisi lain, sejumlah tantangan masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Data BPS 2024 mencatat tingkat kemiskinan 8,57%, pengangguran 4,91%, dan indeks ketimpangan Gini 0,381. Sementara itu, isu korupsi, ketimpangan wilayah, dan kualitas pendidikan masih sering disuarakan akademisi dan masyarakat sipil.

Mahfud MD sendiri dikenal vokal dalam mengkritisi tata kelola pemerintahan. Selama menjabat Menko Polhukam 2019-2024, ia fokus pada pemberantasan korupsi dan reformasi hukum.

*Ajakan Berpikir Kritis, Bukan Pesimis*
Mahfud menegaskan kritiknya bukan bentuk pesimisme, melainkan ajakan agar bangsa tidak terlena. 

"Kemerdekaan itu anugerah. Tapi memaknainya berarti terus bekerja, mengoreksi, dan memastikan pembangunan dirasakan sampai desa paling ujung," lanjutnya.

Ia mengajak pemerintah, akademisi, dan masyarakat untuk membuka ruang dialog. Evaluasi capaian 80 tahun merdeka, menurutnya, penting agar kebijakan ke depan lebih tepat sasaran.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana terkait pernyataan Mahfud MD tersebut.

_Catatan Redaksi: http://SergapEkspres.com membuka ruang hak jawab bagi semua pihak sesuai UU Pers No.40 Tahun 1999._

*(Reporter: Stev.Z- Tim Kaper MSE-c Jakarta http://SergapEkspres.com | Jakarta, 21 Agustus 2026)*  
*SergapEkspres.com — Jelas, Tajam dan Terpercaya*

Tidak ada komentar