Breaking News

'DIBIYAI APBN Rp.4,6 M,JEMBATAN PENGHUBUNG LIMAU GADANG -BATU KUNIK JAWAB PANITIA WARGA"



*PESISIR SELATAN*
 –Laporan : SergapEkspres.com

Penantian panjang warga Lumpo, Kecamatan IV Jurai, akhirnya terjawab. Kementerian PUPR melalui BPJN Sumbar resmi memulai pembangunan Jembatan Gantung Limau Gadang–Batu Kunik yang selama ini dinantikan.

Bertahun-tahun warga harus memutar jauh atau nekat menyeberangi sungai saat musim hujan. Kondisi itu membuat petani sulit angkut hasil panen dan anak sekolah diliputi rasa takut. 

“Kalau sungai meluap kami harus memutar jauh. Kadang terpaksa nekat menyeberang demi bawa panen ke pasar. Anak-anak juga takut kalau cuaca buruk,” kata Rusli (48), warga setempat, Sabtu (16/5).

Kini suara alat berat mulai terdengar di hulu sungai. Pekerja sibuk melakukan pembersihan lahan dan persiapan pondasi jembatan yang jadi harapan warga Limau Gadang dan Batu Kunik.

Proyek ini dibiayai APBN 2025–2026 senilai Rp4,65 miliar di luar PPN 11% dengan skema _multi years contract_. Kontrak ditandatangani 19 Desember 2025 dengan masa kerja 240 hari kalender di bawah Satker PJN Wilayah II Sumbar. CV. Arifan ditunjuk sebagai kontraktor pelaksana, PT. Jakarta Rencana sebagai konsultan pengawas.

Warga berharap jembatan ini rampung tepat waktu dan kokoh. Selain pangkas waktu tempuh, jembatan diyakini bakal dongkrak ekonomi, permudah akses sekolah, dan percepat layanan kesehatan.

“Ini impian masyarakat sejak lama. Kalau selesai, ekonomi pasti bergerak lebih cepat. Terima kasih pemerintah sudah dengar suara kami,” tutur Rusli.

Jembatan Gantung Limau Gadang–Batu Kunik diharapkan jadi simbol perubahan warga Lumpo menuju hidup yang lebih aman dan sejahtera.(AC)


Tidak ada komentar