Breaking News

"BPJN SUMBAR KEBUT PERBAIKAN JALAN KAMBANG-INDRAPURA,TARGET 50 % TUNTAS STA 240+100"


*Padang, Laporan; SergapEkspres.com* 

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat melalui Satker PJN Wilayah II bergerak cepat merespons keluhan warga terkait kerusakan ruas jalan nasional Kambang–Balai Selasa–Indrapura di Kabupaten Pesisir Selatan.

Ruas ini merupakan bagian vital Jalan Lintas Barat Sumatera sekaligus jalur utama distribusi barang dan mobilitas warga antar kabupaten hingga ke Provinsi Jambi dan Bengkulu. Saat ini, perbaikan dan preservasi intensif tengah dilakukan untuk mengembalikan fungsi jalan agar aman dan nyaman dilalui.

Kepala Satker PJN Wilayah II Sumbar, Masudi, S.T., menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama. “Masukan masyarakat kami perhatikan serius. Pekerjaan sudah berjalan di lapangan dan kami upayakan secepat mungkin tanpa mengabaikan keselamatan,” ujarnya, Minggu 24/5/2026.

Masudi menjelaskan, ruas Kambang–Balai Selasa–Indrapura punya peran strategis sebagai urat nadi logistik Pesisir Selatan. Kerusakan kecil pun bisa berdampak besar pada kelancaran transportasi dan ekonomi masyarakat.

Menanggapi laporan minimnya rambu pengaman, Masudi memastikan kontraktor pelaksana, PT Anatama Konstruksi Utama, sudah diminta melengkapi seluruh titik pekerjaan dengan rambu peringatan, lampu hazard, dan penanda area kerja. “Ini penting untuk mengurangi risiko kecelakaan, terutama malam hari dan saat hujan,” tambahnya.

Sementara itu, PPK 2.4 Satker PJN Wilayah II Sumbar, Gina Lamria Indriati Tampubolon, S.T., memaparkan bahwa cakupan preservasi membentang dari Kambang, Tapan, hingga perbatasan Jambi dan Bengkulu.

Di tengah fluktuasi harga aspal dan penyesuaian anggaran, pihaknya menerapkan skala prioritas. “Fokus kami di titik kerusakan dengan risiko tinggi terhadap keselamatan dan potensi kerusakan struktural lanjutan,” jelas Gina.

Titik padat aktivitas warga seperti depan SDN 07 Labuhan Balai Selasa menjadi prioritas utama. Gina menegaskan, penanganan tidak sekadar menambal aspal. Tim juga melakukan _grading_ atau pembentukan ulang kemiringan bahu jalan di sejumlah titik.

Menurutnya, selama bertahun-tahun endapan tanah dan vegetasi liar membuat elevasi bahu jalan lebih tinggi dari badan jalan. Akibatnya, air hujan tidak mengalir ke drainase dan menggenang di permukaan aspal. Genangan inilah yang memicu retak kulit buaya hingga lubang.

“_Grading_ ini memang sempat menimbulkan genangan sementara, tapi secara teknis wajib dilakukan agar sistem drainase normal kembali. Kalau tidak, air akan terus tertahan dan mempercepat kerusakan aspal,” terang Gina.

Ia menambahkan, preservasi jalan nasional harus menyeluruh. Selain perbaikan permukaan, sistem pendukung seperti drainase dan stabilitas bahu jalan juga dibenahi agar kerusakan tidak berulang.

*Tabel Progres Penanganan per 24 Mei 2026:*
**Lokasi Ruas** **Progres** **Keterangan**
STA 240+100 sisi kanan Dikebut menuju 50% Masuk titik prioritas
Tapan – Batas Bengkulu 100% Fungsional Sudah dapat dilalui optimal
Depan SDN 07 Labuhan Balai Selasa Prioritas utama Kawasan padat aktivitas warga
Gina memastikan tim teknis terus melakukan pemetaan detail kondisi lapangan untuk menjaga efektivitas pekerjaan tetap optimal. *(AC)*

Kontributor......: Tim Investigasi 
Reporter...........: AC.MSE
Penulis.............: Team Redaksi 
Editor................: Redaktur, 27/5/2026.


Tidak ada komentar