Breaking News

"BPJN SUMBAR KEBUT PENGASPALAN PRESERVASI JALAN NASIONAL PADANG- PAINAN-KAMBANG GUNA TINGKATKAN KENYAMANAN PENGENDARA"




*Padang, Laporan : SergapEkspres.com*

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat mulai melaksanakan proyek preservasi jalan nasional ruas Padang-Painan-Kambang pada 2026. Proyek itu bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur dan kelancaran akses masyarakat.

Kepala BPJN Sumbar Elsa Putra Friandi melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK 2.3), Yan Purwandi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program nasional dalam menjaga dan meningkatkan kondisi jalan.

Ia menyebutkan, pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp47 miliar untuk proyek tersebut. Pekerjaan dilaksanakan selama 310 hari, dimulai sejak akhir Februari hingga Desember 2026.

“Selain preservasi berupa penambahan lapis aspal, juga dilakukan pemeliharaan rutin sepanjang tahun 2026,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pekerjaan terbagi dalam dua kategori, yakni pemeliharaan rutin dan pekerjaan mayor seperti pengaspalan ulang. Untuk pekerjaan mayor, dilakukan penambahan dua lapis aspal di 10 titik, guna meningkatkan ketebalan dan kualitas jalan, dan satu diantaranya pelebaran. 

Total ada 10 titik pekerjaan mayor dengan penambahan dua lapis aspal. Satu diantaranya ada satu titik pelebaran jalan,” jelasnya.

Yan  Purwadi selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3, Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Sumatera Barat, juga kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan infrastruktur jalan yang berkualitas di wilayah Sumatera Barat.

Dalam kesempatan wawancara Yan Purwadi melalui  menekankan bahwa jalan yang baik bukan hanya sekadar aksesibilitas, namun juga menjadi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Jalan merupakan urat nadi perekonomian suatu daerah. Kualitas jalan yang baik akan berdampak positif terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari mobilitas, pertumbuhan ekonomi, hingga akses terhadap pelayanan publik,”ujar Yan Purwandi.Lebih lanjut, Purwandi menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.

Tidak hanya membangun jalan baru, namun juga perlu dilakukan pemeliharaan secara rutin agar kondisi jalan tetap optimal. Selain itu, kami juga memperhatikan aspek keselamatan pengguna jalan dengan menerapkan standar keselamatan yang tinggi dalam setiap proyek dan Sesuai spesifikasi,”tambahnya.

Untuk mencapai tujuan tersebut, PPK 2.3 juga berkomitmen untuk menjalin kerjasama yang erat dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, masyarakat, akademisi, serta media massa.
“Kami menyadari bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan tanggung jawab bersama. 

Oleh karena itu, kami membuka diri untuk menerima masukan dan saran dari berbagai pihak,”ungkap Purwadi.
Kolaborasi dengan Masyarakat, Media dan LSM untuk memberikan informasi terkait Pembangunan Preservasi jalan Padang-Painan-Kambang.

Yan Purwadi juga menekankan pentingnya peran media massa dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dalam mengawal pembangunan infrastruktur jalan.

“Wartawan dan LSM memiliki peran yang sangat strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat dan mengawasi jalannya proyek. Kami berharap dapat menjalin kerjasama yang baik dengan media dan LSM untuk bersama-sama membangun infrastruktur jalan yang berkualitas,” tegasnya.
_AC-Tim Red MSE _

Tidak ada komentar