Breaking News

Proposal DPC-PPWI Kabupaten Kepulauan Mentawai Masuk Kesbangpol Mentawai,Kini Publik Menunggu Ada Tindak Lanjut Atau Berhenti di Meja Administrasi?

*MENTAWAI,
Laporan : SergapEkspres.com* 

– Dewan Pengurus Cabang Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPC PPWI) Kabupaten Kepulauan Mentawai resmi menyampaikan proposal penguatan sarana dan fasilitas organisasi ke Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Selasa (11/8/2026). 

Kini publik menunggu, apakah proposal tersebut akan ditindaklanjuti atau hanya berhenti di meja administrasi.

Ketua DPC PPWI Mentawai Agustinus Zai mendatangi Kantor Kesbangpol untuk menyerahkan proposal terkait kebutuhan sarana dan fasilitas kantor organisasi. 

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya PPWI membangun komunikasi kelembagaan dengan pemerintah daerah dan menyampaikan kebutuhan organisasi secara resmi.

*Dua Proposal Sebelumnya Belum Ada Jawaban*
Catatan menarik, saat Ketua DPC PPWI tiba di kantor, Kepala Dinas Kesbangpol tidak berada di tempat. Agustinus kemudian bertemu dengan Julianto dari Bidang Dalam Negeri (Poldagri) dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) untuk menyerahkan proposal.

Bagi PPWI, persoalan sarana kantor bukan sekadar fasilitas. Ketersediaan ruang kerja dan perangkat pendukung dinilai penting untuk menunjang administrasi, koordinasi kepengurusan, pembinaan anggota, serta pelaksanaan program di tengah masyarakat.

“Proposal ini kami sampaikan secara resmi. Kami berharap Kesbangpol dapat melihat kebutuhan organisasi dan memberikan perhatian sesuai aturan serta kemampuan pemerintah daerah,” ujar Agustinus Zai.

Agustinus juga menyinggung ada 2 proposal PPWI sebelumnya yang masuk ke Kantor Bupati. Proposal pertama terkait kebutuhan kantor DPC PPWI. Proposal kedua terkait biaya transportasi kegiatan Seminar Nasional, Rakernas, dan HUT PPWI 11 November 2025. 

Hingga saat ini, kedua proposal tersebut belum mendapat jawaban dan disebut masih terhenti di meja administrasi.

*Jangan Berhenti di Meja Penerimaan*
Penyerahan proposal tentu bukan akhir dari persoalan. Publik kini dapat melihat sejauh mana komunikasi antara organisasi masyarakat dan pemerintah daerah berjalan.

Julianto dari Kesbangpol telah menerima penyampaian proposal tersebut. Keputusan dan tindak lanjut selanjutnya berada pada kewenangan pihak terkait sesuai regulasi dan kemampuan anggaran pemerintah daerah.

“PPWI ingin membangun organisasi yang aktif dan tertib. Untuk itu diperlukan dukungan fasilitas yang memadai. Yang kami sampaikan adalah kebutuhan organisasi dan semuanya tentu harus melalui mekanisme yang berlaku,” tegas Agustinus.

Kini bola berada di pihak Kesbangpol. Proposal sudah disampaikan, aspirasi sudah disuarakan. Tinggal menunggu apakah ada langkah nyata setelah pertemuan tersebut.

_Media SergapEkspres.com akan terus mengikuti perkembangan komunikasi dan tindak lanjut proposal tersebut sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial, bersambung.-🇮🇩

*(Kontributor: DPC PPWI Kab. Kepulauan Mentawai | Reporter: Tim Redaksi MSE-c | Penulis: Tim Redaksi MSE-c | Editor: Redaktur MSE-c | Mentawai, 11 Agustus 2026)*

Tidak ada komentar